Do = E
Bila Kita Terus Sesali
Apa Yang Telah Terjadi
Tak kan Pernah Untuk Kembali
Jika Kita Terus Tangisi
Semua Yang Pernah Kita Alami
Jadikan Satu Kenangan
Simpan Dalam Lubuk Hati
Terimalah Kenyataan Ini
Reff
Janganlah Kau Sesali
Dia Bukan Milikmu
Jejak Petualang
Kamis, 07 Juni 2012
Rabu, 06 Juni 2012
Lembang @ 1.20 AM
Lembang adalah salah satu tempat pariwisata di Jawa Barat tepatnya di daerah Bandung Barat dan dekat dengan perbatasan antara kota Subang dan Bandung yang sering sekali dikunjungi oleh masyarakat baik dalam atau pun luar daerah terutama ketika hari libur.
Sejuk begitulah udara disana, walaupun hampir 300 kendaraan melewati daerah lembang setiap harinya.
Indah begitulah pemandangan disana, hampir setiap perjalanan pasti melalui kebun teh. Ya, memang area pegunungan adalah tempat dimana teh berasal yaitu kebun teh, ha ha ha.
Sate kelinci, dan bandrek adalah salah satu menu favorit yang pasti ditemuin di sana. Kenapa tidak, karena di lembang pun banyak peternakan-peternakan kelinci.
Tetapi, gimana rasanya kalo kita ke lembang beda dengan masyarakat-masyarakat biasanya alias tengah malam? Ya, foto di atas itu aku dan sahabat-sahabat aku ketika di lembang tepat jam 1.20 AM. Tiris, mengkeret, menggigil, ketika dalam perjalanan dari kota Bandung Timur alias Cibiru ke Lembang hilang begitu saja ketika kami sampai tujuan. Se inget aku, kami tidak mengeluarkan uang sedikitpun, kalo tidak salah itu sahabat kami baru dapet rezeki. Niat mau makan-makan di KCF, tapi akhirnya ke Lembang, ha ha ha.
Kebersamaan pun kembali terasa disaat kami mulai kelaperan, kedinginan dan mengantuk. Suasana lembang pun sangat bersahabat, menerima kami di tengah malam, yang hanya segelintir mahasiswa mencari makanan, kopi dan roko.
Aku pasti akan kembali ke sana lagi, mungkin untuk lain waktu aku ikut masyarakat saja, berlibur bersama keluarga atau bersama pasangan hidup aku, mengingat dan merasakan kenangan Lembang ditengah malam.
Akhirnya TERIMA KASIH
Riki, Rida, Wildan, P-nyoe mereka adalah sahabat, saudara, keluarga dan kekasih yang selalu menemani, dan memberi suport, motivasi, bimbingan dan perhatian. FASE begitulah nama kami disebut oleh segelintir orang. Alih-alih ingin jadi musisi minimal masuk dapur rekaman dibawah naungan yang bernama LABEL.
Sedikit ada harapan ketika FASE masuk salah satu grup band kompilasi di kota Bandung. Dengan semangat, gairah, dan ambisi masa depan pun terlintas dibenak kami (FASE). Perlahan harapan itu sedikit terwujud ketika kami dekat dengan salah satu studio musik di daerah kota Bandung Timur tepatnya di Ujung Berung. Kedai Musik Studio begitulah nama studio itu terpampang di depan pagar.
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan perjalanan kami semakin berwarna dengan mengikuti dan diajak di beberapa event, ya walaupun dengan alat musik se-adanya alias "ngan ngandalkeun beungeut bari jeung goreng".
27 Januari 2008 tepat hari minggu kami berangkat ke Sukabumi dengan harapan ingin mempunya album sendiri dengan bertemakan "Wujudkan Impian". Dengan setengah niat kami putuskan untuk tinggal disana selama 1 minggu tanpa memikirkan apa yang akan terjadi. Uang pas-pasan, tidur dirumah orang, ngerepotin, pokoknya serba era weh.
1 minggu kami berada di Sukabumi, lelah, bingung, sedih, dan senang semua perasaan itu ada dibenak kami. Dan akhirnya album itu pun jadi apa adanya. Tanpa ekspresi, kami hanya tertawa dan puas.
Foto di atas adalah kenangan kami untuk yang terakhir kalinya bisa merasakan masa-masa kami, perjalanan kami, dan ambisi kami. Sedih, senang, tertawa, manyun, kepanasan, kehujanan, berdiri di damri dengan setelah anak band bawa gitar, koper, naek angkot yang jaraknya hanya 15 menit tapi ongkosnya 40 ribu, ahhhh, banyak sekali kenangan bersama kalian (FASE).
Terima kasih, telah memberi warna dalam hidup aku. Hanya dua kata yang bisa aku ucapkan buat kalian (FASE), TERIMA KASIH
Senin, 04 Juni 2012
Duren,,hueeekkk
Kalo maen ke serang, harus nyobain makan duren di H. Arif (promosi <<<===) tapi jangan minta anter ke gw ya? he he he
Alesan kenapa ga suka duren:
1. Pengalaman masa kecil
2. Buahnya kaya ngajak ribut
3. Baunya ga asik
4. Sekali ga tetep ga!!!!!!
Bagi orang-orang yang ga suka duren, jangan kepancing sama teman-teman, keluarga atau orang-orang disekitar anda. Banyak yang bilang "orang yang paling rugi, orang yang ga suka duren". Kalo kata gw, "orang yang paling rugi, orang yang suka duren", he he he. Kenapa:
1. Buahnya mahal
2. Bisa membuat nafas bau, harus beli pewangi mulut yang alami alias nunggu sampe baunya ilang
3. Nyari buah yang montongnya susah
4. Sering kena tipu sama mamang penjualnya
So....bagi anda-anda pecinta duren, lanjutkan aksi kalian dengan catatan jangan berbicara setelah makan duren. he he he Bagi anda yang tidak mencintai duren, jangan sampe anda selingkuh dengan duren.
Keep smile =)
Sarmudoy "Sarjana Muda Coy"
Berawal dari foto ini, semua orang pasti tidak bisa merasakan sebahagianya aku, sebangganya kedua orang tua aku, keluarga aku, dan orang-orang yang aku sayangi.
Sepuluh tahun di kota orang, mencari ilmu, budaya, pengalaman, dan kehidupan. Dulu, terlintas dipikiranku dan bertanya apakah aku sanggup? Setelah melihat foto itu, jawabannya adalah "ternyata aku sanggup".
Sekarang, aku tau ternyata aku beruntung bisa sekolah, kuliah, dan lulus. Besok, lusa, minggu depan, bulan depan, dan tahun depan, aku harus belajar dari kesalahan demi kesalahan yang pernah aku lakukan.
Usaha, harus selalu aku lakukan, semangat menjalani garis hidup aku dengan jatuh bangun, keras kerja, eh, kerja keras dan tidak mengeluh.
Do'a, salah satu cara aku, hubungan aku, dan pasrahnya aku dengan pencipta aku, ALLAH SWT. yang selalu menemaniku kapan dan dimana pun aku berada. Senang, susah, bahagia, dan sedih engkau yang selalu menuntunku menuju jalan-Mu. Do'aku: "Bimbing aku menuju jalan-Mu, baik dalam keadaan sehat, sakit, sedih, bahagia, senang ataupun susah, sesungguhnya engkau maha melihat dan mendengar"
Sepuluh tahun di kota orang, mencari ilmu, budaya, pengalaman, dan kehidupan. Dulu, terlintas dipikiranku dan bertanya apakah aku sanggup? Setelah melihat foto itu, jawabannya adalah "ternyata aku sanggup".
Sekarang, aku tau ternyata aku beruntung bisa sekolah, kuliah, dan lulus. Besok, lusa, minggu depan, bulan depan, dan tahun depan, aku harus belajar dari kesalahan demi kesalahan yang pernah aku lakukan.
Usaha, harus selalu aku lakukan, semangat menjalani garis hidup aku dengan jatuh bangun, keras kerja, eh, kerja keras dan tidak mengeluh.
Do'a, salah satu cara aku, hubungan aku, dan pasrahnya aku dengan pencipta aku, ALLAH SWT. yang selalu menemaniku kapan dan dimana pun aku berada. Senang, susah, bahagia, dan sedih engkau yang selalu menuntunku menuju jalan-Mu. Do'aku: "Bimbing aku menuju jalan-Mu, baik dalam keadaan sehat, sakit, sedih, bahagia, senang ataupun susah, sesungguhnya engkau maha melihat dan mendengar"
Langganan:
Postingan (Atom)



